Aku berdo'a pada Sang Penguasa waktu
Tentang hidupku yang tak mungkin abadi
Tentang perjalananku mengarungi samudera waktu
Yang terbelenggu oleh ikatan takdir
Aku berdo'a pada Sang Penguasa hidup
Untuk diriku, makhluk yang hina-dina
Untuk keluarga yang selalu menyayangiku
Untuk semua yang selalu bersama denganku
Aku berdo'a pada Sang Penguasa semesta
Untuk bumi yang kita huni
Untuk negeri yang kita cintai
Untuk bangsa yang kan selalu berjaya
Semarang, 31 Desember 2010
Kamis, 31 Maret 2011
Selasa, 22 Maret 2011
Ku Mencintamu Utuh Tak Tersentuh
***
Jika ada yang bertanya, bagaimana aku memandang perkara jodoh, maka akan ku jawab, bagiku sama saja kau menanyakan keyakinanku tentang kematian..
Jodoh dan kematian adalah rahasia-Nya yang tersembunyi dalam tabir keghaiban-Nya, dan tersimpan dengan indah dalam tiap lembar daun di lauhul mahfuzh..
Jangan pernah mengobral murah kehormatanmu untuk hal yang kau sendiri tak yakin kehakikiannya? Pahamkah maksudku?
Ku tanya padamu, pernahkah kau jatuh cinta? Ku akui, akupun juga… Tapi tak pantas bagi kita mengumbar rasa itu.. Rasa yg entah akan berlabuh di mana?Lalu pikirkan, jika dia yang kau cinta, yang mengganggu tidurmu, membuatmu menangis karena rindu, ternyata bukan atau mungkin tak kan pernah menjadi pendampingmu, atau bukan kau yang dia pilih? Tak malukah? Tak malukah?
Lalu, apa masih mampu kau tatap wajah suamimu kelak dengan cinta yang seutuhnya jika ternyata dulu kau pernah menaruh separuh hatimu pada lelaki lain… Wahai para lelaki, tak cemburukah? Tak cemburukah? Tak cemburukah kau jika saat ini wanita yang kau pilih kelak sedang menyerahkan hatinya pada lelaki selainmu, namun ternyata kau yang akan meminangnya.
Tak sakit hatikah bila ketika bersamamu, ternyata dia tengah membandingkanmu dengan sosok lain dalam hatinya? Tak sedihkah? Tak sakitkah? Tak cemburukah? Jika kau, para lelaki, menjawab 'ya' maka, itu pula yang kami, wanita, rasakan..
Takkan pernah bosan ku ingatkan, bahwa yang akan berlaku tetaplah ketetapan-Nya…. Sekuat apapun usaha kalian jika tak sejalan dengan kehendak-Nya, maka tak akan pernah terjadi.. . Lalu, buat apa kau mubazirkan waktumu? Untuk apa Kau kuras energi? Kerana apa kau habiskan airmatamu?.... untuk orang yang belum tentu menjadi milikmu? Untuk apa?
Dan ku katakan padamu. Mungkin kau yang akan memilihku belum ku cinta saat itu. Tapi ketahuilah, karena kau memilihku, kau ku cinta... Bukankah jatuh cinta adalah sebuah proses? Akan ada sebab, akan ada hal yang membuatku jatuh cinta padamu, dan kau pun akan mencintaiku.. Dan ketika itu terjadi, semua telah terangkai dengan indah dalam kerangka kehalalan, dalam ikatan pernikahan yang disebut mitsaqan ghalizhan..
Dan tak akan pernah ada ragu ku katakan kuserahkan cintaku UTUH TAK TERSENTUH, padamu.. Hanya padamu.. ya, hanya padamu dan untukmu duhai cintaku….
Artikel diambil dari Grup Facebook: Renungan Kisah Inspiratif Muslimah
Jika ada yang bertanya, bagaimana aku memandang perkara jodoh, maka akan ku jawab, bagiku sama saja kau menanyakan keyakinanku tentang kematian..
Jodoh dan kematian adalah rahasia-Nya yang tersembunyi dalam tabir keghaiban-Nya, dan tersimpan dengan indah dalam tiap lembar daun di lauhul mahfuzh..
Jangan pernah mengobral murah kehormatanmu untuk hal yang kau sendiri tak yakin kehakikiannya? Pahamkah maksudku?
Ku tanya padamu, pernahkah kau jatuh cinta? Ku akui, akupun juga… Tapi tak pantas bagi kita mengumbar rasa itu.. Rasa yg entah akan berlabuh di mana?Lalu pikirkan, jika dia yang kau cinta, yang mengganggu tidurmu, membuatmu menangis karena rindu, ternyata bukan atau mungkin tak kan pernah menjadi pendampingmu, atau bukan kau yang dia pilih? Tak malukah? Tak malukah?
Lalu, apa masih mampu kau tatap wajah suamimu kelak dengan cinta yang seutuhnya jika ternyata dulu kau pernah menaruh separuh hatimu pada lelaki lain… Wahai para lelaki, tak cemburukah? Tak cemburukah? Tak cemburukah kau jika saat ini wanita yang kau pilih kelak sedang menyerahkan hatinya pada lelaki selainmu, namun ternyata kau yang akan meminangnya.
Tak sakit hatikah bila ketika bersamamu, ternyata dia tengah membandingkanmu dengan sosok lain dalam hatinya? Tak sedihkah? Tak sakitkah? Tak cemburukah? Jika kau, para lelaki, menjawab 'ya' maka, itu pula yang kami, wanita, rasakan..
Takkan pernah bosan ku ingatkan, bahwa yang akan berlaku tetaplah ketetapan-Nya…. Sekuat apapun usaha kalian jika tak sejalan dengan kehendak-Nya, maka tak akan pernah terjadi.. . Lalu, buat apa kau mubazirkan waktumu? Untuk apa Kau kuras energi? Kerana apa kau habiskan airmatamu?.... untuk orang yang belum tentu menjadi milikmu? Untuk apa?
Dan ku katakan padamu. Mungkin kau yang akan memilihku belum ku cinta saat itu. Tapi ketahuilah, karena kau memilihku, kau ku cinta... Bukankah jatuh cinta adalah sebuah proses? Akan ada sebab, akan ada hal yang membuatku jatuh cinta padamu, dan kau pun akan mencintaiku.. Dan ketika itu terjadi, semua telah terangkai dengan indah dalam kerangka kehalalan, dalam ikatan pernikahan yang disebut mitsaqan ghalizhan..
Dan tak akan pernah ada ragu ku katakan kuserahkan cintaku UTUH TAK TERSENTUH, padamu.. Hanya padamu.. ya, hanya padamu dan untukmu duhai cintaku….
Artikel diambil dari Grup Facebook: Renungan Kisah Inspiratif Muslimah
Label:
Cinta
Minggu, 20 Maret 2011
19 Tahun
Dari rahim ibuku
19 tahun lalu
Putih
Bersih
Dalam perantauan
19 tahun kemudian
Dusta
Hina
Berdiri di dunia
19 tahun lamanya
Tercela
Berdosa
19 tahun lalu
Putih
Bersih
Dalam perantauan
19 tahun kemudian
Dusta
Hina
Berdiri di dunia
19 tahun lamanya
Tercela
Berdosa
Label:
Puisi
Puisi Pagi
Tirai panggung malam tlah tertutup
Diiringi fade out suara serangga malam
Menutup pula scene sang fajar
Dan kini terusung skenario pagi yang baru
Dengan lighting sempurna sang mentari
Dan ilustrasi dari burung-burung yang bernyanyi
Menguatkan karakter kita
Berakting di panggung dunia ini
Naskah apik karya Sang Pencipta alam semesta
Yang disutradai sendiri oleh-Nya
Menyimpan berbagai adegan
Yang tentunya akan kita perankan
Mengolah rasa, menebar kreasi
Mencipta karya, kembangkan diri
Saling mencinta, saling menghargai
Pentas dunia akan kita hadapi
Semarang, 26 Desember 2010
Diiringi fade out suara serangga malam
Menutup pula scene sang fajar
Dan kini terusung skenario pagi yang baru
Dengan lighting sempurna sang mentari
Dan ilustrasi dari burung-burung yang bernyanyi
Menguatkan karakter kita
Berakting di panggung dunia ini
Naskah apik karya Sang Pencipta alam semesta
Yang disutradai sendiri oleh-Nya
Menyimpan berbagai adegan
Yang tentunya akan kita perankan
Mengolah rasa, menebar kreasi
Mencipta karya, kembangkan diri
Saling mencinta, saling menghargai
Pentas dunia akan kita hadapi
Semarang, 26 Desember 2010
Label:
Puisi
Rabu, 16 Maret 2011
****
Bismillahirrahmanirrahiim...
Suatu hari pemuda itu bersedih ketika ia berpisah dengan cinta fananya. Ia bersedih bukan karena ia kehilangan cintanya, melainkan karena ia sadar bahwa ia pernah menaruh seseorang yang belum halal di dalam hatinya hingga iapun sulit untuk melepaskan kepergiannya. Ia kecewa bukan karena ditinggalkan oleh cinta fananya, tetapi dia kecewa mengapa tidak sejak awal ia menghentikan langkahnya untuk mengikuti langkah-langkah syaitan. Sekarang ia menangis, bukan karena ia kecewa, tetapi karena ia Bertaubat kepada Pemilik hatinya. Insya Allah ...
Akhirnya cinta yang fana itu berganti kepada Kecintaan dari Rabbnya yang Maha Pemurah, karena Taubat-taubatnya...
Karena:
...Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri. Al-Baqoroh:222 *** Mungkin masih banyak pemuda-pemudi seperti itu di jalan dakwah ini...
Jika tidak kita benahi langkah kita yang salah sejak awal, mungkinkah suatu saat kita akan sadar untuk membenahinya jika cinta yang fana itu justru membawa kita terlela dan lalai? Bersyukurlah kalian yang Diingatkan Allah dengan perpisahan yang tidak pernah kalian harapkan itu, namun disitulah bukti Cinta dari Allah yang tidak meginginkan kalian terbakar oleh neraka yang kalian lahirkan dari perbuatan kalian yang sia-sia...
Allah sayang kepada kita, maka terimalah CintaNya...
Suatu hari pemuda itu bersedih ketika ia berpisah dengan cinta fananya. Ia bersedih bukan karena ia kehilangan cintanya, melainkan karena ia sadar bahwa ia pernah menaruh seseorang yang belum halal di dalam hatinya hingga iapun sulit untuk melepaskan kepergiannya. Ia kecewa bukan karena ditinggalkan oleh cinta fananya, tetapi dia kecewa mengapa tidak sejak awal ia menghentikan langkahnya untuk mengikuti langkah-langkah syaitan. Sekarang ia menangis, bukan karena ia kecewa, tetapi karena ia Bertaubat kepada Pemilik hatinya. Insya Allah ...
Akhirnya cinta yang fana itu berganti kepada Kecintaan dari Rabbnya yang Maha Pemurah, karena Taubat-taubatnya...
Karena:
...Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri. Al-Baqoroh:222 *** Mungkin masih banyak pemuda-pemudi seperti itu di jalan dakwah ini...
Jika tidak kita benahi langkah kita yang salah sejak awal, mungkinkah suatu saat kita akan sadar untuk membenahinya jika cinta yang fana itu justru membawa kita terlela dan lalai? Bersyukurlah kalian yang Diingatkan Allah dengan perpisahan yang tidak pernah kalian harapkan itu, namun disitulah bukti Cinta dari Allah yang tidak meginginkan kalian terbakar oleh neraka yang kalian lahirkan dari perbuatan kalian yang sia-sia...
Allah sayang kepada kita, maka terimalah CintaNya...
Label:
Cinta
Manfaat Cinta
Apakah Anda sedang jatuh cinta? Menurut peneliti, rasa cinta adalah emosi murni yang tulus dan bisa menyehatkan tubuh. Benarkah?
Jatuh cinta bisa menyehatkan dengan syarat, harus stabil dan selalu merasa nyaman dengan hubungan cinta yang sedang dijalankan. Mau tahu manfaat perasaan cinta lainnya untuk kesehatan, berikut seperti dikutip dari Idiva.com
1. Anda lebih bahagia
"Berada dalam suatu hubungan memungkinkan tubuh Anda melepaskan hormon bahagia, yang membuat Anda selalu merasa baik,” kata psikolog klinis asal Mumbai, H'vovi Bhagwagar.
2. Kekebalan tubuh jadi lebih baik
Jatuh cinta akan memberikan dorongan kekebalan tubuh Anda. "Anda lebih tenang dan berpikiran positif, tentu ini menjadikan Anda tidak rentan terhadap pilek dan batuk," kata H'vovi.
Sementara depresi atau perasaan sedih membuat Anda rentan terhadap serangan virus pilek dan flu.
3. Menghilangkan sakit dan nyeri
Berada dalam suatu hubungan yang stabil, memberikan Anda keamanan, sehingga dapat berbagi segala sesuatu yang Anda lewati. "Perasaan ini membantu Anda mengatasi rasa sakit dan nyeri yang lebih baik," kata dr Dhwanika Kapadia.
Pasangan akan memotivasi Anda dan membantu melewati rasa sakit atau nyeri yang menyerang.
4. Meningkatkan konsentrasi
Pasangan yang saling mencintai dan peduli memungkinkan Anda memberikan yang terbaik. Hal ini memungkinkan Anda berkonsentrasi pada pekerjaan Anda. Dengan demikian bisa meningkatkan kinerja Anda.
"Ketika Anda bahagia, daya kretivitas akan semakin meningkat,” kata H'vovi. Apalagi jika satu sama lain saling memotivasi, ini akan menjadi hal yang jauh lebih baik. Tak hanya untuk hubungan tapi juga kesuksesan kerja.
5. Siklus haid jadi teratur
Siklus menstruasi tergantung pada berbagai hal, seperti kesehatan dan gizi. Stres merupakan faktor penting juga. "Wanita dalam hubungan jangka panjang cenderung merasa tertekan. Namun dengan adanya perasaan cinta yang stabil akan membuat siklus haid teratur," kata H'vovi.
6. Terhindar dari stres
Wanita yang sudah menikah atau mereka yang telah memiliki kekasih, kemungkinan merasa cemas atau memiliki masalah sepele sangat sedikit. Mereka tahu bahwa mereka memiliki pasangan yang saling memahami satu sama lain dan merasa saling memiliki.
"Rasa memiliki menjadi sistem pendukung, membantu Anda menangani masalah dengan mudah," kata Dhwanika. Hal ini membuat stres berkurang dan risiko tekanan darah tinggi juga rendah, termasuk ketegangan dan migren.
VIVAnews
Jatuh cinta bisa menyehatkan dengan syarat, harus stabil dan selalu merasa nyaman dengan hubungan cinta yang sedang dijalankan. Mau tahu manfaat perasaan cinta lainnya untuk kesehatan, berikut seperti dikutip dari Idiva.com
1. Anda lebih bahagia
"Berada dalam suatu hubungan memungkinkan tubuh Anda melepaskan hormon bahagia, yang membuat Anda selalu merasa baik,” kata psikolog klinis asal Mumbai, H'vovi Bhagwagar.
2. Kekebalan tubuh jadi lebih baik
Jatuh cinta akan memberikan dorongan kekebalan tubuh Anda. "Anda lebih tenang dan berpikiran positif, tentu ini menjadikan Anda tidak rentan terhadap pilek dan batuk," kata H'vovi.
Sementara depresi atau perasaan sedih membuat Anda rentan terhadap serangan virus pilek dan flu.
3. Menghilangkan sakit dan nyeri
Berada dalam suatu hubungan yang stabil, memberikan Anda keamanan, sehingga dapat berbagi segala sesuatu yang Anda lewati. "Perasaan ini membantu Anda mengatasi rasa sakit dan nyeri yang lebih baik," kata dr Dhwanika Kapadia.
Pasangan akan memotivasi Anda dan membantu melewati rasa sakit atau nyeri yang menyerang.
4. Meningkatkan konsentrasi
Pasangan yang saling mencintai dan peduli memungkinkan Anda memberikan yang terbaik. Hal ini memungkinkan Anda berkonsentrasi pada pekerjaan Anda. Dengan demikian bisa meningkatkan kinerja Anda.
"Ketika Anda bahagia, daya kretivitas akan semakin meningkat,” kata H'vovi. Apalagi jika satu sama lain saling memotivasi, ini akan menjadi hal yang jauh lebih baik. Tak hanya untuk hubungan tapi juga kesuksesan kerja.
5. Siklus haid jadi teratur
Siklus menstruasi tergantung pada berbagai hal, seperti kesehatan dan gizi. Stres merupakan faktor penting juga. "Wanita dalam hubungan jangka panjang cenderung merasa tertekan. Namun dengan adanya perasaan cinta yang stabil akan membuat siklus haid teratur," kata H'vovi.
6. Terhindar dari stres
Wanita yang sudah menikah atau mereka yang telah memiliki kekasih, kemungkinan merasa cemas atau memiliki masalah sepele sangat sedikit. Mereka tahu bahwa mereka memiliki pasangan yang saling memahami satu sama lain dan merasa saling memiliki.
"Rasa memiliki menjadi sistem pendukung, membantu Anda menangani masalah dengan mudah," kata Dhwanika. Hal ini membuat stres berkurang dan risiko tekanan darah tinggi juga rendah, termasuk ketegangan dan migren.
VIVAnews
Label:
Berita
Langganan:
Komentar (Atom)



